Foto : Kementan Bersama MSI Kembali Membahas Prospek Singkong di Indonesia. Sumber Foto : Republika
Jakarta - Kementerian Pertanian Bersama Masyarakat Singkong Indonesia (MSI) kembali membahas prospek singkong di Indonesia. Pemerintah meminta masyarakat untuk lebih pandai dan cerdas dalam memilih bibit singkong yang baik agar mendapatkan hasil produksi tinggi. dengan menggencarkan pangan lokal, khususnya bahan olahan dari singkong.
Program pemerintah juga menurunkan konsumsi pangan berbasis beras. Mendukung program tersebut, MSI sudah merancang program bagaimana singkong dijadikan sebagai sumber pangan berbasis lokal. “Pemilihan dan Pemuliaan Tanaman Singkong kita dorong agar hasil budidaya singkong dapat hasil yang memuaskan. Tanggung jawab MSI menyerap kelebihan produksi. Bagaimana tugas kita menumbuhkan demand singkong ini supaya meningkat harga jualnya,” kata Arifin Lambaga ketua MSI pada acara webinar hari Sabtu (10/7).
Kementan selama ini sudah memapping sentra singkong sampai dengan hilirnya. Tahun 2019 ada luas panen sekitar 628 ribu ha dengan produksi 16,35 juta ton. “Semua bagian tumbuhan ini bisa diolah untuk makanan dan saya usul materi webinar berikutnya langsung di lokasi pengolahan mocaf sehingga peserta bisa melihat sendiri processingnya,” kata Suwandi.
Kembali Suwandi meminta petani supaya mulai menciptakan varietas baru hasil karya petani yang spesifik lokasi dengan hasil produksi tinggi dari kelompok tani dan segera didaftarkan untuk mendapat nama vaietas dan hak paten,” tandasnya
Sejak tahun 2014 hingga 2017 produksi singkong secara nasional selalu menurun, dan kabar baiknya meningkat kembali 1,51% tahun 2018. Adapun lima provinsi dengan produksi singkong paling tinggi pada tahun 2018 adalah Lampung , Jawa Tengah, Jawa Timur, Jawa Barat, dan Nusa Tenggara Timur. Produktivitas singkong secara nasional fluktuatif, rata-rata dalam 5 tahun terakhir sebesar 23,99 ton/ha.
87
© 2026 Agronews.id. All Rights Reserved.