Iip Irpan Jadi Inspirasi Untuk Petani Milenial Tasikmalaya

Senin, 30 Agustus 2021 08:10 WIB

Foto : Petani milenial asal Tasikmalaya dijadikan inspirasi oleh Kementan di tengah pandemi Covid-19 mampu mencapai omzet 50 Juta perbulan


TASIKMALAYA – Bertahan dan terus mengembangkan usaha di tengah pandemi Covid-19, merupakan pilihan tepat salah seorang petani milenial asal Kabupaten Tasikmalaya, Iip Irpan (34). Iip yang pantang menyerah bersinergi dan berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk mengembangkan sektor pertanian, dijadikan inspirasi oleh Kementerian Pertanian.  

Keberhasilan Iip mendorong Kementan menjadikan ia salah satu figur petani milenial yang sesuai dengan apa pernyataan Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo.

"Anak muda terjun di bidang pertanian bisa punya peluang kehidupan dan ekonomi lebih baik. Terbukti omzet usaha tani yang dikelola Iip dan timnya mencapai hingga Rp50 juta per bulan," katanya. 

Hal senada disampaikan Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Kementan, Dedi Nursyamsi. Menurutnya, DPM diharapkan mampu menarik generasi milenial untuk ikut berwirausaha pertanian. 

"Sekaligus menjadi corong dalam mempercepat advokasi ke masyarakat tentang program Kementerian Pertanian. Sehingga program tersebut dapat dilaksanakan dengan cepat dan berdampak positif pada pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat," katanya.

Iip Irpan (34) sukses sebab mampu mengembangakan ide kreatifnya, untuk melakukan penanganan pasca panen produknya hingga menjadi  produk pertanian yang berdaya saing. 

Saat ini, Iip telah mampu mensuplai 500 warung UKM, 9 mini market, dan 25 perumahan di wilayah Kabupaten Tasikmalaya selain penjualan secara online dengan brand Hoyong Deui dan Salawasna Shop. Tak berhenti disitu, Iip pun ingin merambah ke pasar ekspor. 

"Kita coba kembangkan satu petani satu produk, dengan sistem satu pintu pemasaran komoditas berbasis ekspor," ungkap Iip yang juga Ketua P4S Tazmahal Farm Okiagaru.
 
Duta Petani Milenial asal Kabupaten Tasikmalaya, yang telah dikukuhkan oleh Presiden RI  beberapa waktu lalu, mengawali usaha taninya sejak 2009. Saat itu dirinya membudidayakan padi organik sistem SRI. 

Di tahun 2011 merambah usaha tani ke hortikultura dengan komoditas, cabai, Buncis Kenya, jahe, timun, sayuran daun dan melon. 

Lalu di 2016 hingga kini ia mengembangkan pertanian terpadu yang memadukan sektor hortikultura, peternakan, dan perikanan bahkan saat ini ia sedang menekuni olahan bunga matahari atau yang kita kenal dengan kuaci.

Saat ini Iip memiliki 63 mitra usaha yang juga petani milenial di Kabupaten Tasikmalaya dan berkolaborasi aktif dengan beberapa P4S. Seperti P4S Okiagaru Cianjur, P4S Agro Priangan Okiagaru, P4S Lembang Agri, P4S Bina Karya Tasikmalaya, dan Okiagaru Indonesia Agricorp. Iip kini telah mampu menjadi motor penggerak pembangunan pertanian. 

Iip Irpan  mengungkapkan bahwa komoditas unggulan Tasikmalaya adalan rempah dan vanilla. Menurutnya, Petani Milenial Tasikmalaya telah melakukan pengembangan bisnis dan pengembangan jejaring pemasaran. 

“Saya akan terus bertani dan mengembangkan berbagai usaha pertanian agar bermanfaat bagi diri saya, keluarga, dan umat. Sebab saya yakin dengan menanam, merawat, memanen, menjual, dan berbagi, menjadi lumbung pahala bagi saya dari Allah SWT. Hadirnya Tazmahal P4S Okiagaru, diharapkan  menjadi sentral informasi solusi berbagai permasalahan usaha pertanian dari hulu sampai dengan hilir. Ada pula yang berharap P4S Okiagaru dapat menjadi koperasi atau Perseroan Terbatas (PT),” ungkapnya. 

Menurut Iip, komoditas unggulan Tasikmalaya adalan rempah dan vanilla selain tanaman pangan dan hortikultura. 

Petani Milenial Tasikmalaya telah melakukan pengembangan bisnis dan pengembangan jejaring pemasaran. Disebutkan pula, bahwa petani milenial wilayah Tasikmalaya, telah mempunyai usaha pertanian dengan omzet luar biasa, seperti Ilal Maulina dengan pengembangan sayurnya, Irfan Muttaqin dan Erik Supriyatna dengan peternakan domba.

“Saya akan terus bertani dan mengembangkan berbagai usaha pertanian agar bermanfaat bagi diri saya, keluarga, dan umat. Sebab saya yakin dengan menanam, merawat, memanen, menjual, dan berbagi, menjadi lumbung pahala bagi saya dari Allah SWT. 

Hadirnya Tazmahal P4S Okiagaru, diharapkan  menjadi sentral informasi solusi berbagai permasalahan usaha pertanian dari hulu sampai dengan hilir. Ada pula yang berharap P4S Okiagaru dapat menjadi koperasi atau Perseroan Terbatas (PT)”, ungkapnya.

Memastikan resonansi DPM/DPA berjalan dengan baik, Kepala Pusat Pendidikan Pertanian, Idha Widi Arsanti berkesempatan untuk melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Tasikmalaya, Minggu (29/8/2021). 

Idha menjelaskan bahwa Kementan melalui  BPPSDMP memberikan dukungan penguatan usaha petani milenial salah satunya melalui program YESS. 

"YESS hadir untuk meningkatkan kapasitas dan kualitas SDM pertanian melalui pelatihan, permagangan serta dukungan pembiayaan. Program YESS terus menggenjot program, rancangan konsep dan exit strategi sampai dengan tahun 2025,” tegasnya.

Turut hadir memberi dukungan terhadap regenerasi petani, Sekretaris Dinas Pertanian Kabupaten Tasikmalaya, Kepala Bidang PSP Dinas Pertanian Kabupaten Tasikmayala serta  DPM/DPA dan petani milenial lainnya.  

Pada pertemuan tersebut, Sekretaris Dinas Pertanian Kab Tasikmalaya, menyampaikan bahwa Bupati siap mendorong kiprah petani milenial di wilayah Tasikmalaya. 

“Kami melibatkan petani milenial dalam perencanaan Bappeda, untuk menyampaikan saran dan masukan terkait program dan kegiatan pembangunan pertanian wilayah Tasikmalaya. Bupati pun memberikan bantuan lahan seluas 17 Ha untuk dikelola. Wilayah Tasikmalaya memiliki didukung oleh 256 Penyuluh Pertanian untuk 341 desa serta terdapat 17 RPL,” tegasnya.

81

Superadmin

Berita Terkait


AgroNews.id merupakan situs berita populer yang fokus pada bidang pertanian, peternakan, kehutanan, lingkungan hidup, kelautan, dan perikanan Indonesia. AgroNews.id adalah portal berita web yg berisi opini, infografis, dan artikel daring, baik lokal maupun internasional dibawah PT. Agro Boga Makmur
Ikuti Kami
Follow dan Subscribe Media Sosial Kami

© 2026 Agronews.id. All Rights Reserved.