Kementan Tingkatkan Kualitas SDM Lewat Simposium Internasional SEAVEG 2021

Rabu, 17 November 2021 20:08 WIB

Foto : Kementerian Pertanian menggenjot kualitas SDM pertanian melalui berbagai kegiatan.


Agronews.id, Jakarta - Untuk memenuhi kebutuhan sayur di masyarakat dan juga industri, Kementerian Pertanian menggenjot kualitas SDM pertanian melalui berbagai kegiatan. Salah satunya melalui simposium internasional Southeast Asia Vegetable (SEAVEG) 2021.

Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL) mengatakan, sektor pertanian akan makin kuat apabila  didukung riset dan inovasi yang berkelanjutan. 

Ia juga menegaskan, petani Indonesia harus mengikuti perkembangan teknologi di era 4.0.  

"Petani Indonesia tidak boleh tertinggal karena banyak inovasi teknologi dan mekanisasi yang dibuat untuk meningkatkan produktivitas pertanian,” kata Mentan SYL.  

Mentan menambahkan, saat ini para generasi muda telah masuk di era teknologi digital sehingga perlu beradaptasi dalam memanfaatkan peluang dan memenangkan kompetisi. 

"Para generasi muda didorong mengambil peran khususnya dalam bidang pertanian melalui berbagai kegiatan yang produktif," ujarnya.

Berbicara generasi muda, tak terlepas dari peran Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumberdaya Manusia Pertanian (BPPSDMP) sebagai salah satu unit kerja Kementerian Pertanian (Kementan) yang memiliki tanggung jawab terkait peningkatan kualitas SDM pertanian.  

Kepala BPPSDMP, Dedi Nursyamsi, mengatakan pihaknya memiliki kewajiban untuk meningkatkan kompetensi SDM Pertanian.  

“Jika ingin pertanian maju, majukan dahulu kualitas SDM. Karena SDM yang berkualitas bisa menghadirkan inovasi dan terobosan-terobosan yang dibutuhkan pertanian,” ujar Dedi.

Salah satu upaya peningkatan kualitas SDM adalah melalui Internasional Symposium  Southeast Asia Vegetable (SEAVEG) 2021.  

Kegiatan ini merupakan seri kelima dalam rangkaian SEAVEG 2021 yang menyoroti teknologi dan pendekatan baru pada sayuran untuk ketahanan dan diet sehat. 

SEAVEG 2021 akan digelar di Hotel Ambarrukmo, Yogyakarta, 18-20 November 2021, dan akan dilaksanakan secara hybrid yakni Offline dan Online. 

Kepala Pusat Pendidikan Pertanian (Kapusdiktan), Idha Widi Arsanti, menjelaskan SEAVEG 2021 merupakan Kerjasama BPPSDMP Kementan dengan Vegetable Science International Network (VEGINET) dan World Vegetable Center. 

“Ini merupakan event yang sangat strategis untuk sharing knowledge and experience ilmiah dan praktis di bidang vegetable terutama di kawasan asia tenggara. Seperti kita ketahui Asia Tenggara adalah penghasil sayuran terbesar di dunia,” jelas Santi.

Ditambahkan olehnya bahwa kegiatan ini akan dihadiri oleh 10 negara dari berbagai kalangan yaitu akademisi, swasta, pemerintah diharapkan mampu memberikan solusi terhadap kondisi pandemi covid 19 dimana vegetable merupakan sumber nutrisi dan pangan sehat. 


“Melalui kegiatan ini kita akan  untuk menghubungkan semua pemangku kepentingan sayuran dalam penelitian, produksi, dan distribusi, tidak hanya di wilayah ini tetapi juga di luar. Simposium ini akan menjadi wadah diskusi dan terbuka bagi dosen, peneliti, mahasiswa dan pemangku kepentingan lainnya yang tertarik untuk mendapatkan dan berbagi ilmu serta mempresentasikan ide dan pengalamannya dalam acara ilmiah ini," katanya. 

"Diharapkan kedepan kegiatan ini tak hanya meningkatkan kualitas SDM semata tetapi juga dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi nasional dan kesejahteraan masyarakat,” ungkap Santi.

26

Superadmin

Berita Terkait


AgroNews.id merupakan situs berita populer yang fokus pada bidang pertanian, peternakan, kehutanan, lingkungan hidup, kelautan, dan perikanan Indonesia. AgroNews.id adalah portal berita web yg berisi opini, infografis, dan artikel daring, baik lokal maupun internasional dibawah PT. Agro Boga Makmur
Ikuti Kami
Follow dan Subscribe Media Sosial Kami

© 2026 Agronews.id. All Rights Reserved.