Petani dan Penyuluh Cirebon Buktikan Sampah Bisa Menjadi Cuan

Jumat, 02 Februari 2024 07:05 WIB

Foto : Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP), Dedi Nursyamsi Sapa Penyuluh Petani (MSPP) On the Spot di Kopi Gincu Kecamatan Sedong. (02/02/2024)


Agronews.id, Cirebon - Kementerian Pertanian (Kementan) terus melakukan terobosan-terobosan inovatif guna peningkatan produksi dan produktivitas pertanian. Salah satunya dengan memanfaatkan sampah rumah tangga, seperti yang dilakukan P4S Sarongge Desa Ciawigajah, Kecamatan Beber Kabupaten Cirebon, Jawa Barat.

Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman optimis jika Indonesia dalam jangka waktu dua sampai tiga tahun kedepan akan kembali berswasembada pangan.

Hal ini sejalan dengan instruksi Presiden Joko WIdodo, agar para petani bersama-sama dengan penyuluh pertanian terus meningkatkan produksi dan produktivitas demi mendongkrak kesejahteraan para petani, ujar Mentan Amran. 

Mentan Amran menegaskan bahwa pihaknya (Kementan) terus bersinergi dengan berbagai pihak dan berupaya meningkatkan pertanaman guna mencapai target produksi yang sudah ditetapkan demi memenuhi kebutuhan pangan nasional.

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP), Dedi Nursyamsi setelah membuka acara Mentan Sapa Penyuluh Petani (MSPP) On the Spot di Kopi Gincu Kecamatan Sedong melanjutkan kunjungan kerja ke P4S Sarongge, Jumat  (02/02/2024).

Dalam kesempatan tersebut, Kabadan Dedi mengatakan bahwa sebaik-baiknya manusia adalah yang bermanfaat bagi orang lain dan sebaik-baiknya petani dan penyuluh adalah yang dapat mendongkrak produksi dan produktivitas. Maka berbahagialah menjadi petani dan penyuluh karena bermanfaat untuk orang banyak, ucapnya.

Selain itu, kemandirian petani juga sangat penting bagaimana menghasilkan produksi, karena tujuan pembangunan pertanian adalah meningkatkan produksi. Sedangkan kebutuhan hidup suatu makhluk adalah oksigen, air, makanan, tempat tinggal, dan lain-lainnya, ucapnya.

Disini para petani dapat meningkatkan produksi dan P4S Sarongge dapat meningkatkan tanaman sebesar 40%.
Selain itu, banyak cara untuk menjadi sebaik-baiknya petani, diantaranya dengan menggunakan sampah organik.

Kabadan Dedi berujar jika kita harus belajar filosofi hidup. Dari 10 ton sampah yang dihasilkan, sebanyak 6 ton sendiri menjadi pupuk organik, dan dari semua klasifikasi sampah setelah dipisah-pisah semuanya menjadi duit.

Sampah bisa menjadi kompos organik dengan kualitas yang tinggi dan sebagian hasilnya disubsidikan ke seluruh desa-desa sekitarnya sehingga bisa dimanfaatkan untuk semua umat. Sedangkan pemupukan berimbang itu harus dimulai dari sekarang dan penggunaan pupuk kimia tidak boleh berlebihan karena akan mubazir, tegasnya kembali.

"Apa yang sudah dilakukan oleh P4S Sarongge adalah langkah-langkah yang luar biasa dan harus diapresiasi, tegasnya  lagi. Dirinya  berharap agar semua petani-petani yang ada disekitar Desa Ciawigajah bahkan atau di seluruh Indonesia dapat belajar kepada P4S Sarongge.

Sebagai bentuk apresiasi terhadap kinerja P4S Sarongge, BPPSDMP melalui  Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Lembang memberikan bantuan sarana prasarana dan berharap keterlibatan masyarakat di sekitar P4S agar  bisa bekerja sama untuk meningkatkan produksi.

Ucapan terima kasih disampaikan Kepala Kuwu Desa Ciawigajah, Nunung Nurhadi atas kehadiran Kabadan PPSDMP beserta rombongan. Dirinya berucap semoga ini merupakan awal titik dari perubahan di desa kami, serta dalam rangka meningkatkan pelayanan kepada petani bahwa pengolahan sampah ketika dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab, maka hasilnya akan indah.

Nunung mengungkapkan bahwa sebelum ada bank sampah, desanya terkenal dengan nama "Tanah Beling". Namun sekarang semuanya sudah berubah, bahkan atas desakan dari masyarakat tempat ini telah menjadi agro edukasi wisata  pengenalan pupuk sampah untuk para siswa sekolah dan masyarakat. Pada 7 Februari nanti, perdana kunjungan siswa SD sebanyak 120 orang, tutupnya. (NF)

74

Superadmin

Berita Terkait


AgroNews.id merupakan situs berita populer yang fokus pada bidang pertanian, peternakan, kehutanan, lingkungan hidup, kelautan, dan perikanan Indonesia. AgroNews.id adalah portal berita web yg berisi opini, infografis, dan artikel daring, baik lokal maupun internasional dibawah PT. Agro Boga Makmur
Ikuti Kami
Follow dan Subscribe Media Sosial Kami

© 2026 Agronews.id. All Rights Reserved.