Fokus Pada Pangan Organik, Petani Millenial Malang Hadirkan Quick Blend Veggie – Fruit Organic Smoothie

Jumat, 03 Mei 2024 09:10 WIB

Foto : Produk Quick Blend Veggie – Fruit Organic Smoothie yang di produksi oleh petani milenial Malang.


Agronews.id, Malang - Peningkatan konsumsi pangan organik di Indonesia dalam beberapa tahun terakhir terjadi seiring dengan kesadaran masyarakat akan pentingnya kesehatan dan lingkungan, yang bereimbas pada gaya hidup sehat.

Hadirnya pandemi covid 19 menjadi salah satu pemicu meningkatnya kesadaran masyarakat akan pentingnya kesehatan, dan kini gaya hidup sehat menjadi tren di semua kalangan masyarakat Indonesia. Mereka lebih memilih olahraga dengan jalan kaki dan bersepeda. Selain itu, mereka juga mengubah pola hidup dari yang tidak sehat menjadi lebih sehat dengan mengurangi konsumsi yang tidak menjamin sehat dan menggantikan makanan yang tidak sehat dengan makanan yang bergizi dan sehat salah satunya dengan produk pangan organik. 

Pangan organik adalah pangan yang diproduksi tanpa menggunakan bahan-bahan kimia sintetis, seperti pestisida, herbisida, dan pupuk kimia. Metode produksi pangan organik lebih ramah lingkungan dan lebih aman bagi kesehatan manusia. Penelitian menunjukkan bahwa pangan organik memiliki kandungan nutrisi yang lebih tinggi dibandingkan pangan konvensional. Kandungan nutrisi yang lebih tinggi pada pangan organik disebabkan oleh penggunaan bahan-bahan alami, seperti pupuk kompos dan pestisida nabati. Bahan-bahan alami ini dapat meningkatkan kandungan nutrisi pada tanaman, seperti vitamin, mineral, dan antioksidan.

Bersama Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman, Kementerian Pertanian (Kementan) akan terus membuat terobosan pembangunan pertanian, salah satunya dengan pengambangan lahan organik. 

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Dedi Nursyamsi pun menegaskan pentingnya pangan organik bagi mahluk hirup. “Berbicara pertanian maka berbicara tentang tiga kebutuhan makhluk hidup yakni oksigen, kebutuhan makhluk hidup dalam air, nutrisi (nutrisi untuk manusia disebut pangan, nutrisi untuk hewan disebut pakan, nutrisi untuk tumbuhan disebut pupuk)” ujar Dedi.

Adalah Diyah Rahmawati, petani millenial yang mengembangkan pertanian organik dengan menanam lebih dari 25 jenis sayuran di Jalan Slamet Cemboro Kelurahan Cemorokandang Kota Malang, Jawa Timur. Kesembuhan dari penyakit akut dengan mengkonsumsi produk organik memotivasi dirinya untuk membudidayakan pangan organik dan memasyarakatkan produk pertanian organik baik melalui pemasaran maupun melalui edukasi.  Bisnis pangan organiknya pun ia kembangkan mulai dari sayur, buah hingga produk peternakan. 

Bertajuk kale&Co, Dyah fokus memproduksi olahan makanan (FnB) berbahan dasar sayur organik, buah organik serta bahan pangan organik lainnya termasuk Quick Blend Veggie – Fruit Smoothie yang baru saja dirilis. 

Smoothie merupakan minuman kental yang terbuat dari campuran buah dan sayuran. Biasanya smoothie dibuat dari bahan dasar cair seperti air, susu sapi, atau susu nabati lalu semua bahan dicampur.

Diyah menjelaskan keutamaan Quick Blend Veggie – Fruit Smoothie produksinya adalah menggunakan 100% produk organik. “Ada 2 (dua) cara mengkonsumsi smoothie yakni sebagai makanan pembuka sebelum mengkonsumsi makanan berat, ada juga yang menjadikan smoothie ini pengganti makanan berat. Nah kami mengkonsumsi Quick Blend Veggie – Fruit Smoothie sebagai pengganti makanan berat. Jadi bila konsumen ingin menjadikan makanan pembuka dapat memberikan lebih banyak air”, jelas Diyah.

“Quick Blend Veggie – Fruit Smoothie hadir dalam beberapa varian : energy green, choco berry, fresh green, bright orange, energize red serta  berry blast dengan harga Rp. 27.000/pouch. Tinggal tambah air dan blend kalian sudah bisa menikmati minuman sehat dalam sekejap. InshaAllah kebutuhan akan protein, karbohidrat, serta dan vitamin dapat terpenuhi layaknya mengkonsumsi makanan berat”, tambah Diyah.

Kedepan, Dyah berharap usahanya dapat berkembang dan dapat membuka gerai food bar di lokasi strategis seperti stasiun, bandara, mall  dan publik area lainnya. “Bila pemasaran sayur dan buah segar terbatas akan ruang dan waktu, dengan produk olahan semoga akan memiliki jaringan pemasaran yang lebih luas” harapnya.

Dyah pun membuka  affiliate dan reseller seluruh Indonesia melalui whatsapp : +62 895-1516-3122 (kale&Co.) Untuk pemesanan sayur, buah dan produk pertanian organik lainnya dapan menghubungi whatsapp Abang Sayur Organik 081945902585 atau @abangsayurorganik.

361

Superadmin

Berita Terkait


AgroNews.id merupakan situs berita populer yang fokus pada bidang pertanian, peternakan, kehutanan, lingkungan hidup, kelautan, dan perikanan Indonesia. AgroNews.id adalah portal berita web yg berisi opini, infografis, dan artikel daring, baik lokal maupun internasional dibawah PT. Agro Boga Makmur
Ikuti Kami
Follow dan Subscribe Media Sosial Kami

© 2026 Agronews.id. All Rights Reserved.