Foto : Suwandi memantau langsung lahan pertanian yang dikelola kelompok tani (Poktan) Tijarul Falah diketuai pak Pepen di Desa Sukanegara, Kecamatan Jonggol, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Agronews.id, Jonggol 18 Juni 2024 - Kementerian Pertanian (Kementan) mengapresiasi pengelolaan lahan di Kecamatan Jonggol, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, yang memadukan peruntukan antara sektor pertanian, dikelola dengan intensif hingga IP400 dan sedang dirancang bisa menjadi agro edu wisata, dan wisata kuliner.
Dirjen Tanaman Pangan Kementan, Suwandi mengatakan, pihaknya memantau langsung lahan pertanian yang dikelola kelompok tani (Poktan) Tijarul Falah diketuai pak Pepen di Desa Sukanegara, Kecamatan Jonggol, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
"Seperti arahan Pak Mentan Andi Amran, kami terus melakukan pemantauan lahan pertanian di seluruh Indonesia di saat kemarau ini untuk memastikan tidak ada permasalahan yang dirasakan para petani dan dilakukan percepatan tanam” kata Suwandi.
Ia memaparkan, lahan Poktan Tijarul Falah memiliki luas 35 hektare dengan anggota 56 petani dengan pola tanam padi sudah IP400 sejak 2018, varietas Inpari, Cakrabuana M70D, dan varietas lainnya. Ini sudah dikelola dengan sangat intensif dan Indek Pertanaman sudah tinggi.
"Alhamdulillah sumber air juga terus ada di aliran Cipamingkis," jelas dia.
Suwandi mengapresiasi pengelolaan lahan di pertanian Jonggol. Pasalnya, sebanyak tiga hektare lahan pertanian siap dijadikan sebagai agro edu wisata, sudah terbangun gazebo dan saung saung.
"Dengan kapilng 250 meter per pemilik dengan total kepemilikan 100 orang, serta 65 gazebo atau saung kecil untuk para wisatawan dan saung rumah 25 unit," sebut dia.
Suwandi berharap, model pertanian yang dilakukan oleh para petani di Jonggol bisa ditiru oleh petani lainnya di Indonesia.
"Karena selain menghasilkan dari pertanian, lahan ekonomi lainnya juga didapatkan melalui potensi agro edu wisata," pungkas Suwandi.
Danramil Jonggol, Edi Suryana yang mendampingi Dirjen Tanaman Pangan ke lokasi pertanian di Desa JonggoL, Kecamatan Jonggol, sistem pertaniannya sudah berjalan dengan baik.
Namun, diutarakan Edi Suryana, bedasarkan peninjauannya ke lahan pertanian di Desa Sukagalih, Kecamatan Jonggol, masih kekurangan air. Karena itu, dia mengusulkan adanya bantuan pompanisasi.
“Khusus untuk pengelolaan lahan pertanian di Desa Jonggol, sudah baik. Mudah-mudahan petani di desa ini bisa meningkatkan lagi kegiatan usaha taninya,” harap Edi Suryana.
200
© 2026 Agronews.id. All Rights Reserved.