Kementan Cetak Ahli Desain Pembelajaran, Lewat Bimtek Fungsional PTP

Sabtu, 17 Agustus 2024 09:51 WIB

Foto : Bimbingan Teknis desain pembelajaran ini dilaksanakan selama 4 (empat) hari dari tanggal 13   -16 Agustus 2024 di Hotel Savero Depok.


Agronews.id, Depok - Kementerian Pertanian (Kementan) terus memacu peningkatan kualitas dan profesionalitas Sumberdaya Manusia (SDM) Pertanian di segala aspek dan bidang. 

Upaya peningkatan SDM Pertanian satu diantaranya melalui peningkatan sistem dan desain pembelajaran yang berkualitas, humanis, maju, dan inovatif bagi tenaga pendidik lingkup unit kerja BPPSDMP.

Dalam rangka peningkatan kualitas desain pembelajaran bagi tenaga pendidik, Kementan melalui Pusat Pendidikan Pertanian (Pusdiktan) adakan Bimbingan Teknis (bimtek), bagi Jabatan Fungsional Pengembang Teknologi Pembelajaran (PTP).

Bimbingan Teknis desain pembelajaran ini dilaksanakan selama 4 (empat) hari dari tanggal 13   -16 Agustus 2024 di Hotel Savero Depok dengan narasumber dari Pusat Data dan Informasi Kementrrian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Pusdatin Kemendikbudristek) yang dihadiri 27 peserta dari unit kerja lingkup BPPSDMP.

Peserta yang hadir adalah calon PTP dan JF PTP dari Pusat Pelatihan Pertanian, BBPP Batangkaluku, BBPP Ketindan, BBPPKH Cinagara, BBPP Lembang, Politeknik Enjiniring Pertanian Indonesia Serpong, Politeknik Pembangunan Pertanian  (Polbangtan) Medan, Polbangtan Bogor, Polbangtan Yogyakarta Magelang, Polbangtan Malang, Polbangtan Gowa, Polbangtan Manokwari, SMK PP Banjarbaru, SMK PP Srmbawa dan SMK PP Kupang.

Tenaga Pendidik Pengembang Teknologi Pembelajaran (PTP) diharapkan mampu membantu dalam menghasilkan produk desain pembelajaran lebih variatif dan inovatif untuk mempermudah tranfer ilmu pengetahuan dan teknologi bagi petani, penyuluh, siswa/mahasiswa serta penerima manfaat program Kementan.

Menteri Pertanian Amran Sulaiman mengatakan, lembaga pendidikan dan pelatihan lingkup Kementan memiliki peran penting dalam mendistribusikan ilmu pengetahuan dan teknologi kepada pemuda tani dan generasi muda. 

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Kementan, Idha Widi Arsanti, secara terpisah mengatakan bahwa ditangan pemuda pembangunan pertanian akan dijalankan. Untuk menghasilkan pemuda pertanian berkualitas, perlu tenaga pendidik dan media pembelajaran yang berkualitas serta inovatif dalam menghadapi industri 4.0. 

Menurutnya dalam proses pembelajaran perlu banyak inovasi desain pembelajaran di bidang pertanian, dengan mengedepankan keseimbangan pengetahuan soft skill maupun hard skill tang menjadi bekal utama peserta didik.

Pengembang Teknologi Pembelajaran adalah jabatan fungsional (JF) yang selalu berkolaborasi kinerjanya dengan JF lainnya seperti; guru, dosen, widyaiswara, dan lainnya dalam mendesain pembelajaran mulai Analisis, desain, pengembangan, pelaksanaan dan evaluasi proses pembelajaran, terang Adning.

Melalui kegiatan bimbingan teknis, diharapkan mampu melahirkan para desainer pembelajaran yang kompeten, handal, inovatif serta berpikir maju dalam memajukan pendidikan dan pelatihan di Indonesia melalui revolusi desain pembelajaran terbarukan.

Seusai mengikuti bimbingan teknis ini para peserta bisa lebih semangat dan bangga menjadi pengembang pembelajaran serta menginformasikan ke instansinya masing masing terkait JF PTP tersebut.

492

Superadmin

Berita Terkait


AgroNews.id merupakan situs berita populer yang fokus pada bidang pertanian, peternakan, kehutanan, lingkungan hidup, kelautan, dan perikanan Indonesia. AgroNews.id adalah portal berita web yg berisi opini, infografis, dan artikel daring, baik lokal maupun internasional dibawah PT. Agro Boga Makmur
Ikuti Kami
Follow dan Subscribe Media Sosial Kami

© 2026 Agronews.id. All Rights Reserved.