Bersinergi Dengan Pemerintah Daerah Kalsel, Kementan Pastikan Program PAT Sukses

Rabu, 21 Agustus 2024 07:57 WIB

Foto : Rapat koordinasi di Kantor Dinas PKP Provinsi Kalsel, Rabu (21/08/2024)


Agronews.id, Kalsel - Kementerian Pertanian (Kementan) terus menggencarkan program Perluasan Areal Tanam (PAT) di seluruh Indonesia. Hal ini merupakan bagian  dari upaya pemerintah untuk menjaga ketahanan pangan nasional.

Dalam berbagai kesempatan, Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menekankan pentingnya sinergi dalam menghadapi ancaman krisis pangan dunia.

Mentan Amran juga menaruh harapan besar terhadap Pemerintah Daerah di seluruh Indonesia. Mentan Amran selalu memastikan agar program pompanisasi berjalan dengan baik. Menurutnya, pompanisasi menjadi solusi cepat untuk meningkatkan Indeks Pertanaman (IP) dan jumlah produksi padi di tengah ancaman El Nino.

Secara terpisah Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Idha Widi Arsanti selalu menyerukan bahwa program PAT dapat menjadi solusi untuk memenuhi kebutuhan pangan kedepan agar semakin meningkat dan tentunya agar Indonesia dapat berswasembada kembali. 

Saat ini  produksi pangan kita  berkurang, maka untuk memenuhi kebutuhan pangan yang tersedia, program Perluasan Areal Tanam atau PAT kita fokuskan. Mari para penyuluh, petani dan insan pertanian lainnya kita bekerjasama, bahu membahu mengsukseskan program ini ”, ujar Santi.

Mendukung hal tersebut dan dalam rangka percepatan program Antisipasi Darurat Pangan Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), Kepala Pusat Penyuluhan Pertanian (Kapusluhtan) Bustanul Arifin Caya selaku penanggungjawab Program UPSUS Antisipasi Darurat Pangan Provinsi Kalsel melakukan rapat koordinasi bersama Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (PKP) dan jajarannya, Penanggung Jawab PAT Kabupaten/Kota serta Dinas Pertanian Kabupaten/Kota di Kantor Dinas PKP Provinsi Kalsel, Rabu (21/08/2024).

Bustanul mengatakan jika kita harus meningkatkan produktivitas pertanian. Yang terpenting adalah koordinasi yang baik dari  Dinas Pertanian Provinsi, seluruh Dinas Pertanian Kabupaten, hingga level paling bawah, termasuk BPP dan Babinsa di seluruh Indonesia.bahwa swasembada beras berkelanjutan menjadi komitmen pemerintah dan lahan rawa menjadi solusi bagian penting bagi masa depan pertanian Indonesia, semua tim UPSUS Antisipasi Darurat Pangan Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) agar bekerja keras guna mencapai target yang telah disepakati.

"Peningkatan produksi padi melalui optimalisasi pemanfaatan lahan rawa  berkelanjutan dan pompanisasi berbasis pertanian modern sangat diperlukan. Hal ini sejalan dengan upaya mengatasi krisis pangan yang terjadi dewasa ini karena adanya konflik dan El Nino yang terjadi sejak Februari 2023”, ujar Bustanul.

Melalui kegiatan optimasi lahan (Oplah), pompanisasi dan  tusip padi gogo di lahan perkebunan yang dilaksanakan hal ini berarti kita mendukung peningkatan produksi pangan. 

"Selain itu, agar lahan sawah rawa dapat dibudidayakan secara optimal, minimal dua kali tanam dalam setahun, maka harus dilakukan upaya penataan saluran air yang ada pada lahan rawa", ungkap Bustanul.

Bustanul menambahkan bahwa salah satu upaya agar saluran air di lahan rawa dapat ditata adalah dengan merehabilitasi atau membangun berbagai prasarana yang dapat mengatur saluran air pada lahan rawa, terutama pada musim hujan.

Terakhir, Bustanul menyampaikan bahwa realisasi pertambahan areal tanam di Provinsi Kalsel belum optimal. Untuk itu, kita harus segera melakukan akselerasi dan terobosan untuk mencapai target program tersebut. Lahan yang sudah panen agar segera diolah dan tanam kembali, sambil menunggu pekerjaan konstruksi berproses dan pompa yang sudah ada harus dioptimalkan untuk mengejar capaian perluasan areal tanam.

“Permasalahan di lapangan harus segera dicarikan solusinya, dan penyampaian data perkembangan program PAT melalui oplah, pompanisasi dan tusip padi gogo harus cermat, benar dan tepat”, tutup Bustanul.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Dinas PKP Provinsi Kalsel, Syamsir Rahman meminta kepada seluruh jajarannya dan Kepala Dinas Pertanian Kabupaten/Kota agar berupaya keras untuk merealisasikan program PAT melalui oplah, pompanisasi dan tusip padi gogo.

Bila perlu kita pantau setiap hari progres pelaksanaan melalui penanggungjawab-penanggungjawab dari masing-masing Dinas. Melalui rakor ini diharapkan dapat mempercepat capaian PAT Kalsel. (ZM/NF)

341

Superadmin

Berita Terkait


AgroNews.id merupakan situs berita populer yang fokus pada bidang pertanian, peternakan, kehutanan, lingkungan hidup, kelautan, dan perikanan Indonesia. AgroNews.id adalah portal berita web yg berisi opini, infografis, dan artikel daring, baik lokal maupun internasional dibawah PT. Agro Boga Makmur
Ikuti Kami
Follow dan Subscribe Media Sosial Kami

© 2026 Agronews.id. All Rights Reserved.