Foto : Dies Natalis ke-85 Fakultas Pertanian IPB, Sabtu (6/9/2025) di IPB International Convention Center, Bogor.
Agronews.id, Bogor – Sarasehan Nasional yang digelar dalam rangka Dies Natalis ke-85 Fakultas Pertanian IPB, sekaligus Musyawarah Nasional Ikatan Keluarga Alumni Fakultas Pertanian (IKA Faperta) IPB 2025, menjadi momentum konsolidasi penting bagi alumni untuk memperkuat peran strategisnya dalam sektor pertanian Indonesia.
Acara yang berlangsung pada Sabtu (6/9/2025) di IPB International Convention Center, Bogor, ini tak sekadar ajang temu kangen alumni, tetapi juga panggung bagi gagasan, sinergi, dan arah baru kolaborasi antar alumni dari berbagai lintas angkatan dan bidang keahlian.
Dalam Munas tersebut, Octen Suhadi (Faperta '34) terpilih sebagai Ketua Umum IKA Faperta IPB periode 2025–2029. Ia didampingi oleh Rully Nugroho sebagai Wakil Ketua Umum. Keduanya membawa visi menjadikan IKA Faperta sebagai wadah yang aktif mendukung potensi alumni di tingkat nasional maupun global.
“IKA Faperta IPB harus hadir sebagai kekuatan nyata dalam menjawab tantangan pertanian Indonesia, baik melalui inovasi, kebijakan, maupun kolaborasi lintas sektor,” ujar Octen dalam pernyataannya usai terpilih.
Lebih jauh, ia menegaskan empat komitmen utama selama masa kepemimpinannya. Pertama, mendukung transformasi IPB menjadi techno-socio entrepreneurial university berbasis riset yang unggul secara global. Kedua, memperkuat sinergi alumni lintas departemen dan generasi sebagai integrator ide dan kontribusi.
Ketiga, memperbesar kiprah alumni dalam merespons program strategis nasional seperti Asta Cita terutama di bidang pertanian. Dan keempat, membangun kemitraan strategis dengan pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat sipil untuk menciptakan nilai tambah bagi almamater dan bangsa.
Sarasehan juga menjadi ruang diskusi strategis tentang peran perguruan tinggi pertanian di tengah krisis pangan global, perubahan iklim, dan disrupsi teknologi. Fakultas Pertanian IPB pun menegaskan komitmennya untuk terus bertransformasi dan relevan dengan kebutuhan zaman.
“Dukungan alumni sangat penting dalam membangun ekosistem pertanian masa depan yang lebih inklusif, berkelanjutan, dan berbasis inovasi,” ujar Dekan Fakultas Pertanian IPB, Prof. Suryo Wiyono.(*)
273
© 2026 Agronews.id. All Rights Reserved.