Foto : IPB University memberikan pelatihan perbaikan kemasan produk di koperasi Mekar Sari di Desa Cinta Mekar, Kecamatan Sagala Herang, Kabupaten Subang.
Trimedia.id, Subang - Sebagai rangkaian dari kegiatan pengabdian masyarakat dosen pulang kampung tahun 2025, Dosen Sekolah Vokasi IPB University memberikan pelatihan perbaikan kemasan produk di koperasi Mekar Sari di Desa Cinta Mekar, Kecamatan Sagala Herang, Kabupaten Subang.
Pelatihan ini memperbaiki kemasan produk sebagai salah satu strategi pemasara, serta pengetahuan tentang pentingnya label pangan dalam meningkatkan nilai jual produk yang dilaksanakan pada bulan Sptember 2025.
Ketua Tim Pengabdian Dosen IPB University di Desa Cinta Mekar, Kecamatan Sagala Herang, Kabupaten Subang, Ani Nuraeni, SPd., M.Pd mengatakan pelatihan kali ini merupakan pelatihan yang berkesinambungan dari kegiatan Pengabdian pada Masyarakat Dosen Pulang Kampung yang telah dilakukan sejak tahun 2022. Kegiatan kali ini diadakan pada tanggal 7 September 2025, dan diikuti oleh anggota serta pengurus Koperasi Mekarsari.
Peserta merupakan anggota dan pengurus Koperasi Mekarsari yang telah mengikuti pelatihan pembuatan produk berbahan baku tepung pisang nangka.
Pelatihan ini dibuka oleh wakil dari Yayasan IBEKA (Inisiatif Bisnis dan Ekonomi Kerakyatan) dan dihadiri oleh ketua koperasi Mekar Sari yaitu Ibu Yuyun Yuningsih, di Gedung Madrasah. “Kami merasa sangat beruntung dengan kegiatan yang dapat berkelanjutan yang diadakan oleh tim dosen pulang kampung IPB University ini. Semoga setelah mengikuti kegiatatan pelatihan ini, Koperasi Mekar Sari, bisa menguatkan unit usaha yang sudah dirintis, serta dapat memasarkan produknya dengan lebih baik,” kata Bapak Arlunanda.
Lebih lanjut dijelaskan oleh ketua tim Ani Nuraeni, SPd., M.Pd, rangkaian kegiatan yang sudah dimulai dengan melakukan pembuatan beberapa jenis produk dengan bahan dasar masih dari tepung pisang tahun 2022-2024 lalu, dilanjutkan dengan pelatihan penguatan kelembagaan koperasi, strategi pemasaran produk, dan kali ini pelatihan mengenai perbaikan kemasan dan pentingnya labeling, untuk meningkatkan nilai jual produk.
Kegiatan pelatihan ini diberikan agar peserta memiliki motivasi dalam memasarkan produknya, melalui perbaikan kemasan dan label sehingga produknya memiliki nilai jual, yang pada akhirnya akan meningkatkan keuntungan.
Workshop ini bertujuan untuk menginspirasi para anggota Koperasi Mekar Sari agar dapat membuat kemasan yang tepat bagi produk yang akan dipasarkannya. “Kami tidak hanya memberikan keterampilan secara teknis pembuatan produk, tetapi juga disampaikan cara pemilihan serta penggunaan kemasan yang sesuai untuk produk pangan yang baik, yang disampaikan oleh narasumber, Dr Dwi Yuni Hastati, STP, DEA.
Dengan demikian, peserta pelatihan tidak hanya diajarkan cara membuat olahan produk, tetapi juga diajarkan bagaimana cara pemilihan kemasan yang cocok agar produk dapat dipasarkan. Harapannya koperasi kelak bisa menjadikan produk berbahan dasar tepung pisang dengan kemasan yang unik, memiliki ciri khas Desa Cinta Mekar, dapat menjadi salah satu unit usaha yang sukses ujar Ketua Tim menutup keterangannya.
Pengetahuan dan pemahaman tentang pentingnya kemasan produk terkait dengan selera konsumen terhadap produk tersebut. Pengenalan terhadap produk menjadi hal yang patut disampaikan, sehingga dari pengenalan selera konsumen terhadap kemasan dan produk, akan membuat keputusan pembelian terhadap produk tersebut, tutur Dr. Veralianta br Sebayanng, SP., M.Si. Materi tentang bagaimana pentingnya labeling pada sebuah kemasan disampaikan oleh Faranita Ratih L, SH., MH, agar produk yang dibuat tidak dianggap produk murahan atau produk plagiasi.
Lebih lanjut, Ani Nuraeni, menyatakan bahwa ke depannya Tim Dospulkam IPB akan terus menjalin kemitraan strategis untuk mengimplementasikan berbagai program pengabdian masyarakat secara berkelanjutan. Tujuan utamanya adalah menumbuhkan rasa kepedulian terhadap bahan pangan lokal yang ada dilingkungan masyarakat. Dengan kolaborasi yang kuat dan inovasi berkelanjutan, Tim Dospulkam IPB berharap dapat menciptakan dampak positif yang signifikan dalam peningkatan pendapatan dan penguatan kelembagaan.
Menanggapi kegiatan dospulkam tersebut, Ibu Yuyun Yuningsih selaku ketua Koperasi Mekar Sari, memberikan komplimen atas inisiatif diversifikasi olahan pangan berbahan baku tepung pisang. Beliau mengapresiasi upaya ini sebagai langkah positif untuk peningkatan pendapatan anggota Koperasi. “Kami menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Tim Dospulkam Sekolah Vokasi IPB 2025 dan seluruh civitas akademik IPB University atas kegiatan workshop dan pelatihan diversifikasi olahan pangan berbahan baku tepung pisang. Diversifikasi olahan dari tepung pisang memberikan nilai ekonomis bagi masyarakat terutama anggota koperasi. Kami berharap Dospulkam IPB terus berinovasi dengan program-program pengabdian masyarakat yang revolusioner, mendorong kemandirian dan ketahanan pangan berbahan baku lokal,” ungkap Yuyun Yuningsih dengan antusias.
195
© 2026 Agronews.id. All Rights Reserved.