Foto: Musyawarah Nasional (Munas) VII DPP Himpunan Alumni IPB yang berlangsung dalam rangkaian Pesta Rakyat Alumni IPB Pulang Kampus (PRA-IPK).
Agronews.id, Jakarta - Musyawarah Nasional (Munas) VII DPP Himpunan Alumni IPB yang berlangsung dalam rangkaian Pesta Rakyat Alumni IPB Pulang Kampus (PRA-IPK) menjadi forum konsolidasi alumni IPB dari seluruh Indonesia. Agenda Munas mencakup evaluasi organisasi dan penetapan kepemimpinan DPP HA IPB periode 2025–2029.
Berdasarkan penelusuran jejak digital dan dinamika pra-Munas, kontestasi mengerucut pada dua pasangan calon Ketua Umum dan Sekretaris Jenderal, yaitu Fauzi Amro–Anggawira (FAW) serta Ivan Kuntara–Agus Teguh (IKAT).
Pasangan FAW tercatat mengantongi dukungan mayoritas pemilik suara organisasi. Hingga menjelang Munas, pasangan ini memperoleh dukungan dari sedikitnya 19 Dewan Pengurus Daerah (DPD), 10 Dewan Pengurus Komisariat (DPK), dan tiga badan otonom alumni. Dukungan berasal dari berbagai wilayah dan lintas angkatan.
Pasangan IKAT melakukan sosialisasi dan penyampaian gagasan melalui media sosial dan jaringan alumni. Hingga saat ini, belum tersedia publikasi terbuka yang memuat dukungan struktural DPD, DPC, atau DPK secara terverifikasi dan terukur.
Dengan struktur pemilik suara yang bersifat organisatoris, hasil Munas HA IPB VII diperkirakan ditentukan oleh konsolidasi dukungan daerah dan badan otonom. Munas ini menjadi titik penting penetapan arah peran alumni IPB dalam pembangunan nasional, terutama di sektor pangan, pertanian, dan agromaritim.
230
© 2026 Agronews.id. All Rights Reserved.