Bukan Sekadar Seremonial, BBPKH Cinagara Hadirkan Kemerdekaan yang Dirasakan Langsung Masyarakat

10 jam yang lalu

BBPKH Cinagara Hadirkan Kemerdekaan yang Dirasakan Langsung Masyarakat


BOGOR,  — Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Balai Besar Pelatihan Kesehatan Hewan (BBPKH) Cinagara tidak hanya diisi dengan kegiatan seremonial. Unit pelaksana teknis Kementerian Pertanian itu memilih memaknai kemerdekaan melalui serangkaian program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, mulai dari pelayanan kesehatan hewan gratis, edukasi anak, literasi keamanan pangan, hingga bazar pangan murah yang di gelar pada Rabu, (12/8/2026).

Dalam tajuk Semarak Kemerdekaan BBPKH Cinagara, empat kegiatan digelar dengan sasaran masyarakat yang beragam. Mulai dari pemilik hewan, pelajar, keluarga, hingga warga sekitar balai, seluruhnya mendapat ruang untuk memperoleh layanan, pengetahuan, maupun kebutuhan pangan dengan harga terjangkau.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menilai momentum kemerdekaan harus diterjemahkan dalam kerja nyata yang manfaatnya dapat dirasakan masyarakat.

“Semangat kemerdekaan harus diwujudkan melalui aksi yang berdampak langsung. Pemerintah harus hadir memberikan pelayanan, memperluas pengetahuan, dan membantu memenuhi kebutuhan masyarakat,” ujar Mentan Amran.

Salah satu kegiatan yang mendapat perhatian besar masyarakat adalah pelayanan kesehatan hewan gratis. Program bertajuk Semarak Kemerdekaan, Sehatkan Hewan Kesayangan menyediakan pemeriksaan, pengobatan, terapi, hingga vaksinasi rabies tanpa biaya.

Pelayanan yang digelar dalam dua gelombang pada 5 dan 12 Agustus itu mencatat peningkatan jumlah pasien. Pada pelaksanaan pertama, klinik menangani dua ekor hewan, sementara pada gelombang kedua jumlahnya meningkat menjadi 21 ekor dengan beragam keluhan, mulai dari infeksi kulit dan telinga hingga pelayanan vaksinasi rabies.

Bagi masyarakat, layanan tersebut tidak hanya membantu mengurangi biaya pengobatan hewan, tetapi juga meningkatkan kesadaran terhadap pentingnya pencegahan penyakit zoonosis dan kesejahteraan hewan.

Kepala BBPKH Cinagara Inneke Kusumawaty mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk pengabdian lembaga kepada masyarakat sekitar.

“Momentum kemerdekaan kami isi dengan kegiatan yang memberikan manfaat nyata. Kami ingin masyarakat merasakan langsung kehadiran BBPKH Cinagara melalui layanan dan edukasi yang dekat dengan kebutuhan mereka,” katanya.

Semangat edukasi juga menyasar generasi muda melalui Farmtastic Spesial Kemerdekaan. Sebanyak 91 siswa SD/MI dari 11 sekolah di Kecamatan Caringin dan Cigombong mengikuti lomba mewarnai dan wisata edukasi peternakan.

Anak-anak diajak mengenal hewan ternak dan aktivitas peternakan secara langsung. Pendekatan belajar di luar kelas tersebut menjadi cara untuk menanamkan kepedulian terhadap hewan, lingkungan, serta mengenalkan dunia pertanian sejak dini.

Menurut Inneke, pengenalan pertanian kepada anak-anak penting untuk membangun kedekatan generasi muda dengan sektor yang menjadi salah satu penopang kehidupan masyarakat.

“Anak-anak adalah generasi penerus. Mereka perlu mengenal pertanian dan peternakan melalui cara yang menyenangkan, dengan melihat dan mengalami secara langsung,” ujarnya.

Selain menyasar anak-anak, BBPKH Cinagara juga memberikan edukasi praktis kepada masyarakat melalui program WinDay (One Day Million Skills) bertema Salah Simpan = Bahaya! Kupas Tuntas Rahasia Daging Aman.

Kegiatan tersebut diikuti sekitar 70 peserta secara langsung dan ratusan peserta melalui siaran langsung YouTube. Dua widyaiswara BBPKH Cinagara membahas cara memilih, menangani, menyimpan, dan mengolah daging agar tetap aman dikonsumsi.

Materi tersebut dinilai relevan karena keamanan pangan asal hewan tidak hanya bergantung pada proses produksi, tetapi juga pada cara masyarakat menangani pangan di tingkat rumah tangga.

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Idha Widi Arsantimengatakan edukasi kepada masyarakat merupakan bagian penting dalam membangun kesadaran terhadap pangan yang aman dan bermutu.

“Transfer pengetahuan harus memberikan manfaat nyata dan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Literasi mengenai pangan asal hewan penting untuk membangun masyarakat yang semakin sadar terhadap mutu dan keamanan pangan,” katanya.

Rangkaian Semarak Kemerdekaan ditutup dengan Bazar Pangan Merah Putih yang menghadirkan berbagai kebutuhan pokok, pangan asal hewan, produk agribisnis, makanan olahan, hingga layanan perbankan.

Sejumlah produk ditawarkan dengan potongan harga hingga lima persen. Kehadiran tenant dari unit internal BBPKH Cinagara dan mitra turut memberikan pilihan belanja yang lebih terjangkau bagi masyarakat sekaligus memperkuat jejaring antara lembaga, pelaku usaha, dan warga sekitar.

Bazar tersebut menjadi ruang interaksi sekaligus bagian dari upaya menghadirkan manfaat ekonomi secara langsung dalam momentum peringatan kemerdekaan.

“Semangat kemerdekaan bukan hanya dirayakan, tetapi diwujudkan melalui kerja dan manfaat yang dapat dirasakan bersama,” ujar Inneke.

Melalui rangkaian Semarak Kemerdekaan tersebut, BBPKH Cinagara menegaskan perannya tidak hanya sebagai lembaga pelatihan di bidang kesehatan hewan, tetapi juga sebagai institusi pemerintah yang hadir di tengah masyarakat melalui layanan, pengetahuan, dan kegiatan yang memberi dampak langsung bagi kehidupan sehari-hari.

23

Superadmin

Berita Terkait


AgroNews.id merupakan situs berita populer yang fokus pada bidang pertanian, peternakan, kehutanan, lingkungan hidup, kelautan, dan perikanan Indonesia. AgroNews.id adalah portal berita web yg berisi opini, infografis, dan artikel daring, baik lokal maupun internasional dibawah PT. Agro Boga Makmur
Ikuti Kami
Follow dan Subscribe Media Sosial Kami

© 2026 Agronews.id. All Rights Reserved.