Meningkatkan Kompetensi Petani melalui Bimbingan Teknis Pengembangan Hortikultura

Sabtu, 12 Maret 2022 02:55 WIB

Foto : Bimbingan Teknis Pengembangan Hortikultura.


Agronews.id - Komoditas Hortikultura yang mencakup komoditas buah-buahan, sayuran, tanaman obat dan tanaman florikultura memiliki potensi pengembangan sumber daya alam, estetika dan kebudayaan yang mampu memberikan nilai tambah sehingga berdampak pada kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat. Petani komoditas hortikultura dengan segala potensinya sebagai garda terdepan dalam proses peruangan, pembaruan, dan pembangunan kedaulatan pangan menjadi penentu kualitas pangan bangsa ini di masa depan. Menarik minat generasi muda Indonesia untuk menjadi petani atau menjadikan pertanian sebagai sebuah profesi merupakan suatu tantangan tersendiri.

Di saat Indonesia sekarang sedang mengalami fenomena dimana penduduk dengan usia produktif jumlahnya sangat melimpah yang disebut sebagai bonus demografi, sehingga diperkirakan lebih dari 60 juta jiwa penduduk Indonesia diantaranya adalah penduduk dalam kelompok umur pemuda-pemudi, seharusnya tantangan tersebut menjadi lebih mudah. Perlunya memberikan pemahaman kepada generasi muda Indonesia khususnya kelompok umur produktif untuk menempa diri sehingga memiliki pengetahuan dan kemampuan yang lebih baik menjadi hal yang mutlak dilakukan.

Menyadari pentingnya peningkatan kapasitas dan wawasan dari petani, serta potensi yang ada di pedesaan Indonesia, maka IBEKA (Inisiatif Bisnis dan Ekonomi Kerakyatan) bekerjasama dengan Direktorat Jenderal Hortikultura Kementerian Pertanian Indonesia menginisiasi sebuah program pelatihan bagi Petani Indonesia yang dinamakan Pelatihan Pertanian, Pengembangan Hortikultura Ramah Lingkungan dalam rangka mencapai kedaulatan Pangan.

Bimbingan teknis ini memberikan gambaran yang jelas mengenai aspek hortikultura yang terintegrasi dengan memperhatikan aspek lingkungan, sosial dan ekonomi. Kegiatan ini juga menjadi wadah bagi para peserta untuk saling berjejaring, berdiskusi, dan berkolaborasi dalam mengembangkan pertanian terpadu ke depan.

Kegiatan ini akan dibagi dalam empat gelombang, jumlah peserta dalam setiap gelombang adalah sebanyak 50 orang, sehingga total terdapat 200 petani yang akan mendapatkan Bimbingan Teknis. Gelombang pertama ini dilaksanakan pada tanggal 7 – 11 Maret 2022 dengan peserta berasal dari kabupaten Jepara, Demak dan Kudus.

Materi pelatihan dilakukan disusun sebagai suatu alur proses dalam pembelajaran efektif perpaduan antara teori dan praktek yang dimulai dengan materi : (1) studi pendahuluan; (2) pemaparan teori; (3) observasi langsung; (4) tanya jawab interaktif dan forum diskusi; (5) pelatihan tematik; (6) merancang mind map untuk perencanaan; dan (7) praktik secara langsung.

Dr. Inti Pertiwi Nashwari (Direktur Perbenihan Hortikultura) sebagai penanggung jawab kegiatan bimbingan teknis batch 1 ini mengatakan, kegiatan ini diharapkan akan memberikan manfaat kepada banyak pihak, baik secara langsung maupun tidak langsung. Secara langsung, kegiatan ini mampu menambah pengalaman dan pengetahuan kepada para peserta terkait konsep pertanian yang ramah lingkungan sehingga dalam mengaplikasikan budidaya, tidak hanya terfokus pada keuntungan semata, tetapi juga memperhatikan aspek lingkungan, sosial dan ekonomi masyarakat di sekitarnya. Secara tidak langsung, kegiatan ini juga dapat memberikan dampak positif kepada masyarakat baik yang terlibat dalam kegiatan maupun masyarakat desa pada umumnya di sekitar lokasi kegiatan tersebut.

Sri Andayani salah seorang peserta dari Jepara menyampaikan bahwa kegiatan seperti ini sangat menginsiprasi bagi dia sebagai petani generasi muda yang dapat menambah wawasan dan keinginan untuk tetap melakukan kegiatan pertanian, disamping itu sri andayani juga sangat tertarik dengan ikon program kegiatan hortikultura yaitu kampung hortikutura dan akan mencoba untuk membentuk suatu kampung tanaman obat di daerahnya.

Pada kesempatan yang sama Ibu Tri Mumpuni selaku Direktur Eksekutif  IBEKA juga menyatakan bahwa kegiatan seperti ini diharapkan dapat membantu petani terutama menggugah semangat petani generasi muda untuk dapat tetap berkarya.

Kontributor

Lince Sipayung

Pengawas Benih Tanaman Muda

187

Superadmin

Berita Terkait


AgroNews.id merupakan situs berita populer yang fokus pada bidang pertanian, peternakan, kehutanan, lingkungan hidup, kelautan, dan perikanan Indonesia. AgroNews.id adalah portal berita web yg berisi opini, infografis, dan artikel daring, baik lokal maupun internasional dibawah PT. Agro Boga Makmur
Ikuti Kami
Follow dan Subscribe Media Sosial Kami

© 2026 Agronews.id. All Rights Reserved.