BRIN Catat Komoditas Holtikultura dan Perkebunan yang Penting Dikembangkan

Senin, 17 April 2023 03:13 WIB

Foto : Webinar HortiEs Talk #4 yang yang dihelat Pusat Riset Hortikultura dan Perkebunan (PRHP).


Agronews.id, Bogor - Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) membuat riset dan inovasi untuk komoditas Hortikultura dan Perkebunan demi kepentingan perekonomian Indonesia.

Kepala Organisasi Riset Pertanian dan Pangan BRIN, Puji Lestari menyebut, Holtikultura dan Perkebunan merupakan komoditas unggulan yang memegang peranan penting dalam perekonomian negara Indonesia. 

Sehingga, Inovasi dan teknologi diperlukan guna mendukung peningkatan produksi komoditas hortikultura dan perkebunan nasional diantaranya adalah melalui inovasi pemuliaan tanaman dan teknik budidaya. 

Menurut dia, lewat kegiatan pemuliaan tanaman dapat dihasilkan varietas-varietas dengan keunggulannya yang sesuai dengan kebutuhan konsumen yang kemudian  varietas-varietas  tersebut didukung oleh teknik budidaya yang sesuai dengan good agriculture practice sehingga pertumbuhan, perkembangan dan produksinya dapat optimal.


"Teh merupakan salah satu komoditas perkebunan unggulan Nasional. Namun demikian, kualitas dari teh Indonesia masih belum mampu bersaing dengan negara-negara lain penghasil teh," kata Puji dikutip dari Brin.go.id, Minggu 16 April 2023. 

Saat ini, lanjut dia, program pemuliaan teh masih menitik beratkan pada peningkatan produktivitas dan berfokus pada tipe Assamica. Padahal, ada tipe lain yaitu teh Sinensis yang potensial dari segi citarasa. 

"Oleh karena itu pengembangan klon-klon unggul pada cita rasa perlu dilakukan, salah satunya dengan mengeksplorasi lebih mendalam potensi dari klon-klon teh tipe Sinensis," ungkapnya. 

Tak hanya teh, ia juga menyampaikan kentang merupakan salah satu komoditas pertanian yang potensial untuk dikembangkan dan bernilai ekonomi tinggi. Kentang mengandung karbohidrat yang tinggi dan menjadi salah satu komoditas pangan penting di dunia.

"Salah satu faktor utama yang menentukan produksi dan produktivitas hasil kentang adalah varietas. Oleh karena itu, pengembangan varietas kentang berdaya hasil tinggi dan stabil serta tahan penyakit dapat meningkatkan produksi dan produktivitas kentang," ucapnya.


Puji berharap melalui kegiatan sharing session ini dapat menjadi sarana diseminasi hasil penelitian serta berbagi informasi terkait inovasi dan teknologi terbarukan dalam bidang pemuliaan tanaman dan budidaya untuk komoditas hortikultura dan perkebunan.

 "Dimana Teknik dan inovasi baru dapat menjadi solusi pengembangan riset dan inovasi varietas unggul baru, adaptif berdaya saing serta memiliki nilai tambah dan peluang ekspor," tutup dia. (Egi)

67

Superadmin

Berita Terkait


AgroNews.id merupakan situs berita populer yang fokus pada bidang pertanian, peternakan, kehutanan, lingkungan hidup, kelautan, dan perikanan Indonesia. AgroNews.id adalah portal berita web yg berisi opini, infografis, dan artikel daring, baik lokal maupun internasional dibawah PT. Agro Boga Makmur
Ikuti Kami
Follow dan Subscribe Media Sosial Kami

© 2026 Agronews.id. All Rights Reserved.