Foto: Kementan Siapkan Perluasan Program Regenerasi Petani di Provinsi Banten
Agronews.id, BANTEN - Upaya percepatan penumbuhan dan peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) Pertanian, Kesejahteraan Pemuda Petani, Resonansi Pemuda tani, menggenjot produksi pertanian, penumbuhan kluster usaha pertanian dan lain sebagainya terus diupayakan oleh Kementerian Pertanian.
Pusat Pendidikan Pertanian dan Program Youth Entrepreuneurship & Employment Support Services Programme (YESS) terus berupaya meningkatkan peran pemuda untuk menjadi pengusaha bidang pertanian.
Berdasarkan data SIPD Propinsi Banten Tahun 2022, menyebutkan bahwa persentase penduduk miskin mencapai 6.16 %, serta tingkat pengangguran terbuka mencapai 7.52% menduduki peringkat 1(satu) secara nasional. Selain itu juga jumlah petani milenial hanya sekitar 19,03 % sejumlah 110.446 orang
Untuk itu bersama pimpinan daerah di 3 (tiga) Kabupaten wilayah Propinsi Banten: Kabupaten Pandeglang, Kabupaten Lebak dan Kabupaten Serang diadakan Forum Group Discussion (FGD) membahas Design Mission YESS Program di Aula Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Pandeglang.
Program YESS merupakan kerjasama antara Kementerian Pertanian (Kementan) melalui Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) di Pusat Pendidikan Pertanian (Pusdiktan) dengan International Fund for Agriculture Development (IFAD).
Kegiatan Design Mission ini bertujuan untuk mempersiapkan dan mendapatkan informasi potensi wilayah untuk persiapan pelaksanaan perluasan wilayah Program YESS di Propinsi Banten pada tahun 2025-2029 menjadi salah satu wilayah program YESS SI.
Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman terus berupaya meningkatkan produksi pangan strategis. Hal ini tentunya perlu dukungan dari SDM pertanian yang memiliki potensi besar yang berasal dari usia produktif.
Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP), Dedi Nursyamsi mengatakan bahwa regenerasi petani adalah harga mati yang harus dilakukan.
“Karena petani milenial inilah berperan penting di dalam pembangunan pertanian Indonesia bukan hanya saat ini tetapi 10 hingga 20 tahun kedepan," sebut Dedi.
Kepala Pusat Pendidikan Pertanian, Ida Widi Arsanti menyampaikan persiapan program di 2025-2029 mengenai program YESS-SI.
YESS-SI merupakan Youth Entrepreneurship and Employment Support Services Scaling-Up Intervention Programme adalah pusat pelayanan pengembangan usaha di sektor pertanian.
"Tidak hanya petani milenial, tetapi juga anak-anak muda yang punya minat untuk bekerja di sektor pertanian, Pekerja Migran, GESI (Perempuan, Disabilitas, dan Suku adat), serta peningkatan BDSP (BPP, P4S ) dan sebagainya".jelas Santi.
Pimpinan daerah di 3 (tiga) Kabupaten Banten sangat terbuka dan mengapresiasi program YESS SI ini, dan akan segera menindaklanjuti dalam bentuk Surat Keputusan Bupati mengenai dukungan terhadap program tersebut.
Melalui program ini diharapkan mampu meningkatkan perekonomian, mengurangi pengangguran dan tingkat kemiskinan di 3 (tiga) kabupaten perluasan wilayah YESS dan di Propinsi Banten pada khususnya.
350
© 2026 Agronews.id. All Rights Reserved.