Percepatan Tanam, Kementan Tinjau Padi Organik di Magelang

Sabtu, 04 Mei 2024 09:39 WIB

Foto : Direktur Jenderal Tanaman PanganSuwandi meninjau tanaman padi organik di Kecamatan Sawangan Kabupaten Magelang. 8/5/24.


Agronews.id, Magelang - Direktur Jenderal Tanaman Pangan Kementerian Pertanian RI, Suwandi terus berkeliling ke berbagai daerah untuk memastikan produksi padi berjalan dengan baik. Pada hari ini, Jumat 8 Mei 2024 Suwandi meninjau tanaman padi organik di Kecamatan Sawangan Kabupaten Magelang. 

“Saya berada di Kecamatan Sawangan Kabupaten Magelang di Koperasi Gatos Bumijawi. Bumijawi itu bahasa Indonesianya Bumi Jawa, dan ini ada tanaman padi organik, ada beras hitam, ada beras merah,” Kata Suwandi.

“Kalau padinya sama seperti yang lain tetapi kalau butirnya nanti jadi beras merah Varietas cempa. Saat ini umurnya yaitu 105 hari dan ini sudah panen,” Sambungnya.

Dikatakan Suwandi, sedikitnya ada 672 hektare area yang dibina oleh koperasi Bumijawi. Dan seluruhnya lahan yang dikelola itu disertifikasi untuk padi organik.

“Jadi disini selain memproduksi beras merah juga memproduksi beras padi organik varietasnya mentik wangi dan umurnya 120 hari kalau dipanen, digiling, dipoles sampai berasnya bersih dan hargnya setelah giling yaitu 19.000,” Imbuh Suwandi.

Lebih lanjut Suwandi menjelaskan di area lahan seluas 672 ha padi tersebut disertiifkasi organik, IP200, varietas cempa beras merah umur panen 105 HST provitas 6-7 ton/ha, harga Rp 19.000/kg pasar ke tegal dan jakarta berlancar rutin 2 ton perbulan permintaan 25 ton perbulan, untuk beras merah digiling cukup sampe pecah kulit langsung dijual.

“Untuk beras organik mentik wangi umur panen 120 HST, provitas 6,5-7,5 ton/ha, pasokan rutin 3 ton perbulan dengan harga Rp 19.000/kg, digiling RMU dan dipoles seperti beras lainnya, awalnya dimulai tanam 3 hektar pada tahun 2011, jauh lebih untung, karena dulu harganya Rp 4000/kg, sekarang harga gabah organik 8000/kg GKP, sekarang jual dalam bentuk beras, dan ini lokasi terus berkembang hingga 1.700 hektar tersebar di kaki gunung merapi, merbabu, sundoro, sumbing,” tutupnya.

“Lokasi padi di Kecamatan Sawangan ini sudah dua kali tanam setahun IP200, seperti hal nya tadi panen di Kecamatan Secang berpacu setelah panen langsung olah tanah dan siap ditanam lagi dan petani semangat ke IP300” pungkasnya 

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Magelang Romza Ernawan menyampaikan sejak tahun 2000 petani di Magelang mulai mengembangkan padi organik. Pengembangan itu dilakukan di beberapa kawasan diantaranya kawasan Sawangan, Kawasan Grabak dan Kawasan Pandongan. 

“Setiap tahun diperluas dan toral Kabupaten sekarang 1.700 hektar dengan berbagai varian varietas yang sudah sertifikasi Itu semua organik,” Imbuhnya.

“Semuanya berproses menuju organik, outputnya nanti kita benahi untuk menjadi full organik, sehingga sambil jalan kami akan menyiapkan bahan pangan kita yang bermutu dan aman konsumsi,” Tuturnya.

159

Superadmin

Berita Terkait


AgroNews.id merupakan situs berita populer yang fokus pada bidang pertanian, peternakan, kehutanan, lingkungan hidup, kelautan, dan perikanan Indonesia. AgroNews.id adalah portal berita web yg berisi opini, infografis, dan artikel daring, baik lokal maupun internasional dibawah PT. Agro Boga Makmur
Ikuti Kami
Follow dan Subscribe Media Sosial Kami

© 2026 Agronews.id. All Rights Reserved.