Siap Swasembada Pangan, Kementan Gandeng Pemprov Gorontalo
Manado - Kementerian Pertanian (Kementan) saat ini fokus pada usaha mewujudkan swasembada pangan dengan salah satunya program Perluasan Areal Tanam (PAT). Program ini dilakukan melalui pompanisasi dan optimalisasi lahan kering melalui penanaman padi gogo.
Dalam beberapa kesempatan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyampaikan bahwa padi gogo merupakan varietas padi yang dirancang tahan terhadap lahan kering. Sehingga menjadi strategi jitu untuk memperkuat akselerasi swasembada hingga menjadi lumbung pangan dunia.
"Perluasan areal tanam (PAT) Padi (Gogo) dilakukan sebagai antisipasi krisis pangan global. Ini upaya dari pemerintah untuk menjaga ketahanan pangan nasional di tengah ancaman krisis pangan dunia," kata Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman dalam keterangannya.
Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Kementerian Pertanian, Idha Widi Arsanti menegaskan bahwa PAT ini untuk memenuhi kebutuhan pangan yang kedepannya akan semakin meningkat.
“PAT ini harus difokuskan untuk memenuhi kebutuhan pangan," kata Idha.
Menindaklanjuti arahan itu, Pusat Pendidikan Pertanian, sebagai PJ Provinsi Gorontalo mengikuti rapat koordinasi tingkat Provinsi, yang dilaksanakan di Manado pada 7-8 November 2024.
Rakor ini dihadiri oleh Dinas Pertanian Provinsi, Dinas Pertanian tingkat kabupaten/Kota, BSIP Provinsi Gorontalo dan Bappeda.
Plt. Kepala Pusat Pendidikan Pertanian, Inneke Kusumawaty, menyampaikan capaian dan evaluasi program PAT hingga periode Oktober 2024. Target PAT untuk periode Maret-Oktober 2024 seluas 8.304 hektar berhasil melampaui sasaran dengan realisasi mencapai 9.369 hektar atau 112,8%. Bantuan pompa juga sudah 98% termanfaatkan. Dengan pencapaian tersebut, Provinsi Gorontalo dapat dikatakan berhasil dalam melaksanakan program PAT.
201
© 2026 Agronews.id. All Rights Reserved.